Plasma Cutting vs Mesin Laser Cutting, Apa Bedanya? Mana yang Terbaik?

Saat ini pekerjaan memotong media logam dan non logam menjadi mudah berkat teknologi cutting. Salah satunya terdapat mesin laser cutting.

Mesin Laser Cutting

Proses pemotongan material berbahan metal yang menggunakan mesin laser cutting menghasilkan potongan berkualitas secara bentuk dan sangat akurat. Cara kerjanya dengan mengarahkan sinar laser ke objek benda metal yang akan dipotong melalui bantuan komputer.

Dengan cara ini sinar laser dapat fokus ke material. Material akan meleleh tertiup angin gas begitu sinar laser ditembakkan. Hal ini terjadi karena ada penyatuan panas berikut tekanan.

Keunggulan laser cutting tidak menyentuh fisik pada material yang dipotong. Metode yang digunakan melalui sinar laser yang disimpan rapat dalam kotak cahaya. Material akan terpotong begitu ada proses peleburan melalui panas dari laser.

Mesin laser cutting
Metode mesin laser cutting lebih efisien

Laser Cutting dan Grafir

Saat ini terdapat mesin laser cutting dan grafir yang berfungsi untuk memberi tanda atau marka, memotong serta mengukir. Objek media nya tidak hanya metal namun dapat digunakan pada keramik, akrilik, kayu, kaca dan sebagainya.

Nama peralatan ini adalah “Masin Laser Cutting Telson 1390”. Hasil yang didapat tentunya menjadi lebih rapi dan persisi. Pengguna yang menerapkan teknik ini dilakukan pada usaha pahatan, ukiran dan sticker. Selain itu juga bisa untuk memotong jenis material non logam lain seperti karet, kertas dan kayu.

Memakai mesin laser cutting juga bisa lebih menghemat waktu dan peralatan. Karena dengan satu alat mesin laser cutting bisa diterapkan pada beberapa jenis bahan media berbeda.

Keunggulan pada alat ini mempunyai ukuran badan mesin yang lebar. Ukurannya 1900 x 1530 x 1100 mm dengan area kerja 1300 x 900 mm. Sehingga mesin laser cutting ini dapat melakukan pemotongan media dengan ukuran besar. Output format grafis yang dihasilkan dapat berupa PCX, TGA, TIFF, PLT, CDR, BMP, GIF, JPG, DWG, DXF.

Daya laser yang dikonsumsi mesin ini tersedia dalam tiga pilihan; 100 watt, 120 watt dan 150 watt. Untuk daya listrik gross keseluruhan kurang dari 2000 watt yang dapat digunakan pada voltase daya AC 220 V, 50 – 60 Hz. Kecepatan pengukiran berkisar dari 0 – 64000 mm per menit. Mesin berukuran besar ini mempunyai berat bersih 500 kg

Plasma Cutting

Alat pemotong media berbasis logam ini membutuhkan keahlian dari pengguna profesional. Kelebihan Plasma Cutting bisa memotong setiap jenis logam tunggal. Alat ini menggunakan energi listrik supaya terjadi peningkatan fase suhu udara sampai tercapai titik panas ribuan derajat celcius. Hal ini bertujuan untuk menjaga kestabilan pemotongan dalam kondisi apapun. Sehingga hasilnya lebih persisi.

Kelebihan plasma cutting bisa memotong logam yang mempunyai ketebalan 80 mm. Hasil ukiran mesin plasma cutting menjadi persisi. Hal ini disebabkan mesin ini bisa memotong motif yang detil. Pengguna plasma cutting dapat memotong sesuai dengan pola yang disiapkan sebelumnya.

Mesin Plasma Cutting mempunyai keunggulan lain yaitu bisa memotong jenis material selain logam. Sebagai contoh jenis material yang dapat dipotong menggunakan plasma cutting seperti stainless steel, kayu, akrilik, multipleks dan cork. Tidak hanya itu, mesin plasma cutting juga bisa digunakan untuk memotong media dalam pembuatan barang eksterior dan interior rumah tangga. Sebagai contoh; peralatan rumah tangga atau almari pajang serta furniture.

Penutup

Apapun pilihan alat pemotong sebaiknya disesuaikan dengan peruntukkan dan fungsinya. Sehingga hasil pekerjaan lebih efisien dan efektif. Demikian ulasan plasma cutting vs mesin laser cutting. Semoga informasi ini bermanfaat.

Leave a Comment