Bisnis Makanan selalu eksis sampai kapanpun. Tidak peduli kondisi perekonomian sedang baik atau tidak, setiap orang pasti membutuhkan makan.
Sebagai orang Indonesia, Kita terbiasa mengkonsumsi nasi beserta lauk pauk. Aneka hidangan lauk pauk masakan nusantara setia menemani keseharian masyarakat dalam urusan makan.
Ragam lauk pauk juga mempunyai cita rasa khas. Ada yang bercita rasa manis seperti lauk pauk khas Jawa. Ada pula yang bercita rasa pedas seperti lauk pauk dari daerah Sumatera.
Bisnis Makanan
Kebutuhan harian makanan lauk pauk juga sangat tinggi. Hal ini bisa kita lihat pada pembeli yang mendatangi warung nasi rames, rumah makan Padang atau rumah makan khas makanan nusantara tertentu.
Rasa makanan lauk pauk nusantara lebih mengena di lidah masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal ini disebabkan cita rasa makanan lauk pauk tidak jauh beda dari masakan rumahan pada umumnya. Terlebih bagi yang terbiasa menyantap lauk pauk hasil masakan ibu dari kecil.
Fenomena ini bisa menjadi ide bisnis makanan lauk pauk rumahan bagi yang suka dengan dunia masak memasak. Jadi sambil memasak lauk pauk untuk konsumsi keluarga maka dibuat porsi lebih untuk dijual.
Keuntungan Bisnis Makanan Lauk Pauk
Keuntungan menjalankan bisnis menjual makanan lauk pauk, pemilik usaha bisa memperoleh penghasilan sekaligus “ikut makan”. Artinya pemilik usaha tidak perlu mengeluarkan biaya lagi membuat lauk pauk untuk konsumsi pribadi.
Namun sebelum memulai bisnis menjual menu masakan lauk pauk ada sebaiknya memperhatikan hal sebagai berikut;
1. Tentukan pangsa pasar
Sebaiknya tentukan pangsa pasar sebelum memulai usaha menjual makanan lauk pauk rumahan. Hal ini penting untuk mengetahui ketertarikan konsumen terhadap makanan lauk pauk yang Kita masak.
Sebagai contoh pangsa pasar terdekat bisa dimulai dari lingkungan tempat Kita bermukim. Jika warga sekitar adalah pasangan muda yang mempunyai anak kecil tentunya membutuhkan makanan lauk pauk rumahan untuk pelengkap makan nasi. Hal ini penting supaya produk makanan lauk pauk yang kita jual ada pembelinya.
2. Uji coba produk
Makanan lauk pauk adalah soal selera. Sebagai contoh lauk pauk bernama ayam bakar bisa mempunyai varian rasa berbeda mulai dari manis saja sampai pedas. Supaya produk Kita diterima semua kalangan untuk rasa pedas bisa dipisahkan bumbu atau sambalnya.
Sebaiknya membuat produk lauk pauk yang rasanya bisa diterima semua kalangan baik orang dewasa maupun anak-anak. Untuk mengetahui selera rasa yang setara pada proses awal bisa membuat sampel dan dibagikan ke tetangga terdekat. Setelahnya bisa dimintakan saran dan masukkan terhadap produk tersebut.
3. Sistem purchase order
Sifat makanan lauk pauk harus fresh from oven. Untuk menjaga hal tersebut dalam penjualannya sebaiknya menerapkan sistem purchase order. Misalnya melakukan pemesanan sebelum hari H.
Cara ini selain bisa untuk mengumpulkan pesanan juga bisa memperkirakan anggaran biaya yang harus disiapkan. Sistem purchase juga membuat pemilik usaha bisa memperkirakan pembelian bahan baku mentah.
4. Batasi kuota pembelian
Jika bisnis makanan lauk pauk rumahan masih dalam skala kecil tentunya mempunyai keterbatasan tenaga. Supaya pemilik usaha tidak kewalahan menerima pesanan maka sebaiknya dibatasi kuota dari pembeli.
Kuota pembelian juga berguna supaya kualitas makanan lauk pauk yang Kita buat terjaga rasa dan kesegarannya.
5. Daftar rencana pembuatan produk
Penjualan makanan lauk pauk bisa dibuat dalam bentuk daftar rencana pembuatan produk. Durasiya bisa satu minggu sekali. Misalkan senin membuat lauk pauk ikan acar manis, selasa membuat lauk pauk ayam bumbu rujak dan sebagainya.
Kegunaan daftar rencana pembuatan produk untuk memberikan pilihan pada konsumen sehingga bisa memilih menu lauk pauk yang diinginkan dari sebelum hari H.
Daftar rencana pembuatan produk memudahkan pelaku bisnis makanan rumahan pemula karena tidak harus membuat ragam produk setiap hari.
6. Tempat pembelian bahan mentah
Untuk menghasilkan produk makanan lauk pauk yang enak tentu harus dibuat dengan bahan baku yang segar berkualitas. Supaya mendapatkan bahan berkualitas maka pelaku bisnis harus survei penjual bahan baku mentah lebih dulu.
7. Buat promosi berkala
Keberhasilan sebuah bisnis tidak lepas dari promosi. Berbagai cara promosi bisa dilakukan dari mulut kemulu maupun melalui sosial media.
Untuk pelaku bisnis pemula biasanya promosi dilakukan melalui cara sederhana seperti aplikasi percakapan pesang singkat. Bentuk promosinya biasanya berupa update status.
Penutup
Menjalankan bisnis makanan lauk pauk dari dapur rumah untuk pemula bisa dikatakan gampang-gampang susah. Gampangnya karena produk dibuat sesuai kebutuhan dan purchase order. Susahnya mungkin dari segi pemasaran jika masih tahap permulaan.
Namun dengan semangat menjadi pelaku usaha, tidak tertutup kemungkinan bisnis makanan lauk pauk rumahan adalah bisnis yang menjanjikan. Selain itu pelaku usaha jangan pernah bosan mempelajari tips berbisnis terutama dibidang kuliner dari berbagai sumber. Salah satunya bisa membaca tips berbisnis di AshefaNews.
Pangsa pasar untuk bisnis makanan selalu ada karena setiap orang membutuhkan makan. Persoalannya tinggal bagaimana pemilik usaha makanan lauk pauk rumahan mempertahankan kualitas dan mampu membuat inovasi.
Namun tentu saja karena ini soal selera rasa makanan untuk semua orang tidak sama maka sebaiknya inovasi yang dilakukan tetap pada cita rasa yang bisa diterima semua kalangan. Selamat menjalankan bisnis makanan lauk pauk rumahan

Seorang blogger yang senang bercerita melalui tulisan mengenai kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan lifestyle khususnya tips, keuangan, kecantikan, review produk dan teknologi