Tips Belajar Mengenal Apa itu Investasi

Tujuan dari investasi mendapatkan keuntungan ekonomi di masa depan. Untuk itu penting mempelajari tips belajar mengenal apa itu investasi.

Kebebasan finansial menjadi motivasi banyak orang usia produktif untuk melakukan investasi sejak dini. Terpenuhinya kebutuhan sehari-hari tanpa bekerja keras adalah makna dari kebebasan finansial. Untuk mendapatkan hal tersebut banyak cara dilakukan. Mulai cara konvensional sampai cara kekinian.

Sebelum mengenal jenis investasi ada baiknya mengetahui definisi dari investasi. Investasi adalah kegiatan menanam uang baik bentuk uang tunai, aset maupun  bentuk lainnya. Nilai dari yang diinvestasikan akan mengalami kenaikan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Contoh aset berbentuk fisik yang dapat diinvestasikan seperti rumah, tanah dan logam mulia. Harga jual kembali aset berbentuk fisik ini semakin lama akan mengalami kenaikan. Namun investasi tidak berupa aset fisik saja. Ada yang berupa penanaman uang ke dalam modal usaha. Selain itu investasi juga bisa dalam bentuk memiliki surat hutang perusahaan atau surat berharga.

Apa itu investasi
Mengenal ragam investasi | freepik.com

Apa itu Investasi

Sebelum memutuskan untuk memilih jenis investasi, ketahui terlebih dulu tujuan dari investasi. Imbal balik investasi membutuhkan periode atau waktu. Periode investasi dibagi menjadi tiga bagian. Investasi jangka pendek di mana periode waktunya kurang dari satu tahun. Kemudian investasi jangka menengah dengan periode waktu sampai 5 tahun. Terakhir investasi jangka panjang yaitu mempunyai periode  5 tahun ke atas.

Jenis Investasi dan Resiko

Tujuan investasi berbanding lurus dengan resiko. Semakin rendah resiko maka imbal balik semakin kecil. Sebaliknya semakin besar resiko yang ditimbulkan dari kegiatan investasi, maka imbal balik juga semakin tinggi.

1. Jenis Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang berkisar di atas 5 tahun. Investasi jangka panjang menghasilkan imbal hasil tinggi. Namun resiko yang didapatkan juga tinggi. Contoh tujuan investasi jangka panjang ketika berencana memasukkan anak kuliah di perguruan tinggi. Contoh lain ingin membangun tempat usaha di atas tanah dengan status milik sendiri. Adapun jenis instrumen investasinya sebagai berikut;

Saham
Bukti nilai kepemilikan atau penyertaan modal suatu perusahaan disebut saham. Jika memiliki saham maka pada akhir tahun pemegang saham akan mendapatkan dividen sesuai penyertaan modal.

Tanah dan Bangunan
Secara umum harga tanah akan mengalami kenaikan dalam jangka panjang. Terlebih jika lokasi berada di kawasan strategis dan tumbuh selaras dengan rancangan tata ruang kota. Bangunan di atas tanah juga relatif naik nilai jualnya seiring dengan kenaikan pajak bumi bangunan.

Emas
Emas adalah benda berharga yang tidak punya nilai susut. Harga emas secara perlahan naik meskipun dalam jangka waktu lama. Wujud emas yang bisa diinvestasikan bisa berupa logam mulia, perhiasan emas maupun tabungan emas.

Tabungan Pendidikan dan Tabungan Hari Tua
Tidak semua tabungan dapat dikategorikan sebagai instrumen investasi. Jika tabungan ditujukan untuk tujuan tertentu dengan perencanaan terikat maka tabungan dapat dikatakan instrumen investasi. Untuk tabungan jenis ini sudah jelas tujuannya dimuka. Sehingga tabungan bisa di hold atau dana tidak bisa ditarik tunai sampai waktu tertentu sesuai kesepakatan nasabah dan pihak bank.

Seperti contoh tabungan pendidikan untuk masuk perguruan tinggi. Jika saat ini usia anak baru lahir maka imbal hasil tabungan pendidikan dapat diambil sesudah 18 tahun. Begitu juga tabungan hari tua dikatakan instrumen investasi, jika usia pensiun masih berjarak lebih dari 10 tahun.

2. Jenis Investasi Jangka Menengah
Investasi jangka menengah berkisar 2 – 5 tahun. Contoh kegiatan investasi jangka menengah misalkan menyewa toko untuk tempat usaha. Adapun jenis instrumen investasinya sebagai berikut;

Reksadana
Produk investasi ini terdiri dari kumpulan dana dan dikelola bersama sebagai modal investasi. Produk investasi pada reksadana terdiri dari berbagai jenis produk seperti obligasi dan saham. Investasi reksadana dikelola oleh perusahaan aset manajemen.

3. Jenis Investasi Jangka Pendek
Investasi jangka pendek mempunyai resiko yang kecil sehingga imbal hasil juga kecil. Jangka waktu investasi di bawah satu tahun. Adapun instrumen investasinya sebagai berikut;

Deposito
Produk perbankan ini dianggap sebagai produk investasi dengan resiko rendah. Namun imbal hasilnya lebih tinggi sedikit dibandingkan tabungan. Jangka waktu penempatan dana pada deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan sampai 12 bulan. Suku bunga yang dikenakan tergantung dari suku bunga bank Indonesia yang berlaku saat itu.

Peer to Peer Lending
Ini adalah pilihan investasi jangka pendek. Arti dari peer to peer lending adalah investasi yang meminjamkan modal pada pemilik usaha. Investasi jenis ini menggunakan sistem platform digital yang mempertemukan pemilik dana (lender) dengan peminjam dana (borrower).

Dana yang diperoleh peminjam dana digunakan untuk membiayai usaha. Profil peminjam tercantum jelas dalam sistem aplikasi. Sehingga pemberi dana dapat menilai dan memilih profil yang akan menerima pinjaman dana.

Terdapat sistem pembagian keuntungan berikut pokok pinjaman pada akhir periode sesuai kesepakatan. Jika tertarik menggunakan instrumen investasi peer to peer lending jangan lupa untuk melihat legalitas perusahaan. Pilih lembaga atau perusahaan yang mempunyai izin resmi serta ada dalam daftar OJK Indonesia

Kesimpulan

Jadi sebelum berinvestasi tentukan dahulu tujuannya. Jika sudah memilih instrumen investasi, usahakan konsisten dalam mengalokasikan dana untuk diinvestasikan. Hal ini supaya tujuan investasi di masa yang akan datang tercapai. Jika masih pemula dapat belajar mengambil investasi dengan resiko kecil dan berjangka waktu pendek. Demikian tips belajar mengenal apa itu investasi. Selamat mencoba berinvestasi.

8 thoughts on “Tips Belajar Mengenal Apa itu Investasi”

  1. Kalau dulu investasi cuma properti atau emas, sekarang makin banyak ya kak. Jujur sih aku tertarik banget sama P2P Lending, soalnya sebagai instrumen investasi baru, bisa menjanjikan cuan yang maksimal. Semangat deh kumpullin duit buat modal investasi!

    Reply
  2. Sekarang mau belajar investasi juga. Lagi nyari-nyari yang bisa nanam modal dan pembagian hasil (tanpa bunga). Cuma PR emang niat ama konsistennya sih yang susah hehe. Udah mau, eh mundur lagi.

    Reply
  3. Dari semua jenis investasi, aku belum berani nyobain saham. Risikonya lebih besar drpada reksadana. Padahal kalau ada ilmunya kayaknya asyik tuh…

    Reply
  4. Untuk masalah investasi ini saya merasa perlu didampingi secara khusus ini. Soalnya saya butuh banget dibimbing pelan-pelan. Keren, untuk merencanakan masa depan buat anak-anak

    Reply
  5. Buat emak-emak, investasi paling gampang menurutku emas. Bagus lagi kalau punya beberapa mixed portfolio seprti emas, reksadana dan saham. Pasti lebih oke untuk jangka panjang 🙂

    Reply
  6. Saya baru berani inves di emas dan tabungan berjangka. Belum berani di saham. Saya anaknya cengeng, gk kuat lihat saham anjlok dikit hihi

    Reply
  7. Ada beragam juga ya jenis investasi, dari semunya paling tertarik sama investasi emas saya, bisa buat jangka panjang, nilainya naik dan enggak ada nilai susut ya

    Reply

Leave a Comment