Cara Membuat Iklan yang Menarik dengan Brand Storytelling

Cara membuat iklan yang menarik harus dipelajari oleh semua pemilik usaha. Tujuannya supaya produk yang dijual menarik perhatian audiens.

Iklan yang berisi informasi sebuah produk dapat dinarasikan secara terbuka atau tersembunyi dalam sebuah rangkaian cerita.

Cara Membuat Iklan yang Menarik

Pada era digital saat ini jenis iklan dengan brand storytelling banyak memikat hati audiens. Hasil akhirnya produk yang ditawarkan segera berpindah ke tangan audiens.

Hal ini disebabkan adanya ikatan emosional yang kuat antara audiens dengan produk. Ikatan ini terjadi karena audiens mempunyai kedekatan pengalaman, nilai dan tujuan dengan produk. Cara membuat iklan yang menarik salah satunya menggunakan brand strorytelling.

Brand Storytelling

Pengertian brand storytelling adalah iklan yang disajikan dalam bentuk cerita. Ragam ceritanya dibuat unik dan menarik perhatian calon pembeli sehingga larut didalamnya.

Contoh iklan menarik yang dibuat dengan brand storytelling akan ditonton atau dilihat dari awal sampai selesai. Hasil akhirnya pesan dari produk yang dijual akan sampai ke dalam benak calon pembeli. Selanjutnya keputusan pembelian akan menjadi salah satu tindakan yang dilakukan calon pembeli.

Cerita Sederhana

Brand storytelling harus dibuat dengan konsep cerita sederhana. Cerita ini bisa yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari dan benar terjadi dalam dunia nyata. Artinya cerita yang dibuat apa adanya, realistis dan tidak mengada-ada.

Bagian brand storytelling sendiri terbagi menjadi 3 tahapan. Bagian awal terdapat masalah, bagian tengah menyajikan solusi dari permasalahan dan bagian akhir memuat pesan dari brand.

Tips Storytelling

Supaya storytelling dalam iklan bisa menarik perhatian calon pembeli, maka terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Bahasa yang mudah dimengerti
Audiens iklan berasal dari berbagai kalangan. Untuk itu usahakan menggunakan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, langsung pada tujuan dan tidak berlebihan.

Permulaannya bisa dengan ikut ambil bagian pada peristiwa sehari-hari yang sedang trend. Tentu saja harus dengan mempertimbangkan nilai kepantasan dari peristiwa tersebut.

2. Memahami masalah audiens
Hampir semua produk yang dibuat adalah solusi dari masalah yang dimiliki audiens. Untuk itu penting melibatkan diri audiens pada produk yang sedang diiklankan.

Brand yang terhubung dengan permasalahan audiens akan lebih diingat. Pembuat iklan bisa mengemas cerita menarik mulai dari permasalahan sampai kepada solusinya.

3. Konten viral dan tokoh
Pada era digital saat ini tersebarnya suatu peristiwa ke segala penjuru membuat sesuatu hal tersebut menjadi terkenal atau viral. Supaya iklan storytelling cepat diketahui banyak orang maka harus ada cerita unik yang mampu menarik rasa ingin tahu banyak orang.

Beberapa pembuat iklan menggunakan selebriti, selebgram atau individu berpengaruh sebagai tokoh cerita iklan supaya menjadi viral.

4. Pesan inti dan visualisasi
Adalah nilai-nilai atau manfaat yang terdapat pada sebuah brand storytelling berkaitan dengan produk yang dijual. Supaya calon pembeli bisa menangkap pesan inti maka visualisasi produk dibuat semenarik mungkin. Supaya visual terlihat menarik maka contoh iklan yang menarik bisa menggunakan gambar, grafik, video atau ilustrasi.

Umpan Balik

Audiens iklan adalah calon pembeli yang akan bertransformasi menjadi pembeli sebuah produk. Untuk itu hasil dari brand storytelling dalam iklan secara tidak langsung akan memberikan umpan balik pada brand. Bentuk umpan balik dari audiens antara lain;

Keterlibatan
Melalui brand storytelling keterlibatan audiens adalah hasil interaksi dengan produk dari brand. Secara sukarela audiens akan meneruskan cerita baik tentang produk dari brand pada rekan dan handai taulan.

Loyalitas dan kepercayaan
Audiens akan mempercayai brand bahkan menjadi loyalis secara sukarela. Loyalitas dari pembeli salah satunya berasal dari nilai yang ditanamkan brand ke produk secara unik.

Keterikatan emosional
Dalam hal ini audiens merasakan manfaat dari produk yang diiklankan berdasarkan pengalaman pribadi. Secara tidak langsung audiens akan bergantung pada produk dari brand.

Mengingat cerita
Pada dasarnya individu lebih mudah mengingat cerita daripada mendengar fakta. Brand mempunyai kesempatan untuk memberikan kesan sehingga produknya akan diingat dalam bentuk cerita.

Penutup

Cara membuat iklan yang menarik menggunakan brand storytelling menjadikan produk cepat mendapat tempat dihati audiens.

Untuk menyebarluaskan iklan yang sudah dibuat bisa bekerjasama dengan StickEarn melalui iklan luar ruang. Berbagai media iklan OOH/DOOH dapat dipilih menggunakan media luar ruang, seperti Bus Advertising atau MobileLED Advertising.

Tujuan penggunaan medial luar ruang berjalan seperti MobileLED Advertising untuk membantu pembaca (brand) beriklan secara lebih kreatif. Hal ini dikarenakan MobileLED Advertising dapat memuat iklan dalam berbagai format, seperti video, foto, dan audio kepada audiens potensial yang ada di jalan.

Leave a Comment