Situasi pandemi saat ini membatasi kegiatan luar ruang. Namun kegiatan olahraga saat pandemi harus dilakukan. Tujuannya supaya fisik bugar. Jika fisik bugar maka diharapkan daya tahan tubuh dapat meningkat. Sehingga terhindar dari paparan virus pandemi
Masalahnya saat pandemi seperti sekarang kegiatan luar ruang menjadi terbatas. Namun jangan khawatir kita tetap bisa melakukan olahraga luar ruang dengan memperhatikan berbagai ketentuan sehingga terhindar dari paparan virus pandemi.
Pengalaman Oahraga Sebelum Pandemi
Setiap akhir pekan saya bersama keluarga terbiasa mengunjungi taman kota dekat tempat tinggal saya. Taman ini sejuk dan teduh. Sangat sesuai untuk melakukan kegiatan olahraga bersama keluarga seperti berjalan santai, hingga aerobik.
Ada juga jalur jogging bagi yang ingin berlari dengan santai. Sehabis berolahraga biasanya kami makan pagi dengan membeli jajanan yang dijual di pinggir taman. Tempat ini pada akhir pekan biasanya sangat ramai pengunjung dari berbagai usia. Sejak pandemi tentu kegiatan mengunjungi taman harus ditunda.

Pengalaman Olahraga Setelah Pandemi
Sejak pandemi melanda saya dan keluarga membatasi diri untuk melakukan kegiatan luar ruang. Namun demikian jika ingin melakukan kegiatan olahraga luar ruang saya dan keluarga merancang kegiatan sebelum berangkat ke luar rumah. Tujuannya supaya efisien dari segi waktu, dapat menghindari kerumunan dan terhindar dari paparan virus pandemi.
Olahraga Luar Ruang
Jika ingin melakukan olahraga luar ruang maka ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Pertama tentu saja pemanasan terlebih dahulu. Tujuannya supaya otot badan tidak tegang dan kaku. Setelahnya persiapkan alat peraga, alat pelindung dan logistik sederhana air minum dan makanan ringan jika diperlukan. Berikut jenis olahraga luar ruang yang aman dilakukan saat pandemi.
1. Bersepeda
Kegiatan ini menjadi agenda rutin setiap 2 minggu sekali. Biasanya kami diskusikan rute mana yang akan ditempuh. Berapa kilometer jarak tempuh. Berapa lama waktu pulang pergi dan sebagainya.
Sebagai persiapan kami memastikan tubuh bugar sebelum bersepeda santai. Selanjutnya menggunakan alat pengaman helm dan bantalan lutut serta memakai baju kaos lengan panjang dan celana olahraga. Kemudian menggunakan alas kaki yang nyaman. Sebelum berangkat, kami pastikan sudah mengisi energi dengan sarapan, minum air putih dan konsumsi vitamin.
Membawa bekal air minum dan camilan adalah persiapan selanjutnya. Hal penting lainnya membawa masker berikut cadangannya. Masker yang digunakan untuk berolahraga rentan basah dan kotor terkena keringat. Untuk itu kami membawa masker lebih dari satu. Membawa hand sanitizer, sabun untuk cuci tangan dan handuk atau tissue.
Selama bersepeda kami mentaati rute yang disepakati dan menghindari tempat kerumunan. Ketika berhenti untuk sekadar melepas penat, biasanya kami mencari tempat sepi. Setelah membasuh kerongkongan dengan bekal air minum maka kami lanjutkan perjalanan. Jarak pulang pergi kami pilih dibawah 10 km saja.
2. Badminton atau bulutangkis
Permainan ini dapat menguras keringat dan membuat badan segar. Hanya saja butuh lawan main untuk menjalankannya. Selama pandemi usahakan mencari lawan main hanya dengan orang yang tinggal satu rumah. Hal ini untuk menghindari terpaparnya droplet virus pandemi dari orang lain yang tidak tinggal satu rumah.
Selama bermain bulu tangkis tentu tetap menggunakan masker penutup. Biasanya saya bermain bulutangkis di jalanan depan rumah menjelang senja. Jika mempunyai halaman rumah yang luas mungkin bisa dimanfaatkan. Bisa juga memanfaatkan lapangan terbuka seputar rumah yang tidak banyak orang berkerumun.
3. Dribbling bola basket
Ponakan saya yang abg suka sekali mengeluarkan keringat sembari melatih konsentrasi dengan melakukan dribbling bola basket. Ini bisa dilakukan seorang diri. Kebetulan ring bola basket terpasang pada tembok rumah.
4. Berjemur sambil peregangan
Setiap rumah tapak mempunyai teras atau jalanan depan rumah. Cara sederhana berolahraga luar rumah dengan berjemur dan melakukan peregangan otot tangan, kaki dan tubuh sebelum jam 10.00 pagi hari. Bisa dilakukan pada teras atau jalanan depan rumah.
Hal ini tergantung jatuhnya sinar matahari pagi ditempat tinggal masing-masing. Jika dilakukan rutin baik untuk memelihara kesehatan paru-paru. Jangan lupa tetap menggunakan masker supaya terhindar dari paparan droplet virus yang ada di udara.
Olahraga Dalam Rumah
Jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan olahraga luar ruang maka kita dapat melakukan di dalam rumah. Hal yang harus dipersiapkan tentu ruangan yang bebas dari halangan. Jika ruangan terbatas maka dapat meminggirkan posisi perabotan untuk mendapatkan tempat yang memadai.
Selanjutnya siapkan alat peraga dan pelengkap. Bisa berupa matras sebagai alas maupun alat olahraga seperti sepeda statis, treadmill, balon yoga, handuk untuk stretching dan sebagainya.
1. Senam dan yoga
Jika tidak memungkinkan melakukan olahraga luar ruang maka dapat melakukan olahraga dari dalam rumah. Senam dan yoga dapat menjadi pilihan untuk olahraga dalam rumah. Siapkan matras sebagai alas untuk duduk. Ikuti peragaan dari instruktur senam atau yoga yang dapat dilihat pada televisi atau saluran kanal sosial media seperti Youtube.
2. Aerobik
Olahraga ini termasuk kegiatan menyenangkan karena diiringi musik sebagai penyemangat sekaligus aba-aba pergantian gerakan. Jika tempat tinggal memiliki halaman maka dapat melakukan aerobik diiringi setelan musik. Bisa juga melihat video pada televisi atau kanal Youtube.
3. Alat kebugaran rumahan
Jika sebelum pandemi, kita dapat mengunjungi tempat kebugaran atau tempat fitness. Selain dilengkapi peralatan, terdapat juga instruktur atau pelatih yang mengarahkan gerakan tubuh kita. Namun karena situasi belum memungkinkan sebagai gantinya untuk berlatih kebugaran dapat dilakukan dalam rumah saja.
Salah satu cara menggunakan alat peraga fitness sederhana. Contohnya adalah sepeda statis atau treadmill. Menggunakan alat kebugaran rumahan selama 30 menit setiap hari dapat membakar kalori sembari melatih pernafasan dan kekuatan otot.
Kesimpulan
Apapun pilihan tempat olahraga kita sebaiknya mempertimbangkan keamanan dari segi kesehatan. Perhatikan selalu 5M. Menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan mencuci tangan. Utamanya tidak melakukan olahraga di tempat yang penuh kerumunan orang.
Selain itu jangan lupa untuk selalu memenuhi asupan makanan sehat bernutrisi seperti kata teman Blogger mbak Deris Afriani supaya daya tahan tubuh terjaga. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan. Demikian Tips Memilih Olahraga saat Pandemi. Bagaimana dengan teman semua? Apakah ada pengalaman melakukan olahraga saat pandemi? Boleh share ya di kolom komentar.Terima Kasih.
Salam

Seorang blogger yang senang bercerita melalui tulisan mengenai kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan lifestyle khususnya tips, keuangan, kecantikan, review produk dan teknologi
Sekarang kalau melakukan aktivitas olahraga ya lebih baik sendiri gitu ya, kalau mau ke luar rumah ya jalan santai sih kalau weekend ke Taman yang gak banyak orangnya.
Kalau mau benar-benar nyaman emang melakukan olahraga indoor ya mbak, tanpa ada rasa takut dan khawatir.
Aku termasuk yang pilih olahraga di dalam rumah, kak. Soalnya kalo olahraga suka sesek kalo pake masker. Nah daripada lepas masker terus jadi resiko banget. Mendingan aku di rumah aja olahraga ngikutin video di youtube
Saya udah hampir gak pernah berolahraga, paling berjemur dan jalan sehat sekitar rumah. Padahal berolahraga tuh penting banget. Ini jadi PeEr ku banget utk kembali rutin berolahraga
Sama kak, aku juga mencoba melakukan olahraga di rumah seperti senam atau yoga singkat.. masih belum berani gabung di studi senam karena Covid
Yes kak, selama pandemi kami pun berusaha olahraga di tempat yang tidak terlalu ramai. Kalo dulu suka banget olahraga di car free day. Sekarang gak pernah lagi karena susah juga menghindari anak untuk tidak memegang fasilitas umum kak..
Kalau di sini, di Palembang, ada Jakabaring Sport City. Areanya luas, apa lagi untuk bersepeda. Pas banget di sini. Aku biasa ajak anak bersepeda di sini. Pastinya 5M wajib banget ya.
Di rumah ada sepeda statis dan aku memanfaatkannya karena udah lama banget ga olahraga. Jujur mbak, pake masker skrng tambah engep. Entah krn sudah bosan aja kali ya.
Mbakkk,
keren banget sih bisa main basket. Aku tuh enggak bisa bisa loh.
Soal olahraga biasanya aku jalan kaki atau jogging atau HIIT di rumah dengan panduan dari app. Pernah ngikutin dance yang ada di YT tapi amboyyyy keliatannya gampang padahal susah banget.
Aku tuh suka banget olahraga kak, bulutangkis, sepak bola .. dll tapi cuma suka nontonnya wkwkwk remainder nih biar sehat harus olahraga betulan ya bukan nonton hehehe… Trims tips nya kak