Penyakit Hernia: Jangan Dianggap Sepele, Ini yang Perlu Kamu Tahu

Pernah dengar istilah turun berok? Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan nama penyakit hernia.

Meskipun cukup umum, masih banyak orang yang belum benar-benar paham tentang apa itu hernia, apa penyebabnya, dan bagaimana cara menanganinya.

Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, hernia bisa menyebabkan komplikasi serius yang mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan membahayakan kesehatan.

Apa Itu Penyakit Hernia?

Penyakit hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh, seperti usus, menonjol keluar melalui dinding otot atau jaringan tempat seharusnya organ itu berada.

Tonjolan ini biasanya muncul di bagian perut atau selangkangan dan bisa terlihat jelas saat berdiri, mengejan, atau mengangkat beban berat.

Kondisi ini bisa dialami siapa saja, baik pria maupun wanita, meskipun lebih sering terjadi pada pria dewasa. Ada beberapa jenis hernia, tetapi yang paling umum adalah:

• Hernia inguinalis (pada lipatan paha atau selangkangan)
• Hernia umbilikalis (di sekitar pusar)
• Hernia femoralis (di bawah lipatan paha)
• Hernia hiatus (bagian lambung naik ke rongga dada)
• Hernia insisional (terjadi di bekas sayatan operasi)

Penyakit Hernia
Penyebab penyakit hernia | freepik.com

Gejala Umum Penyakit Hernia

Gejala penyakit hernia bisa berbeda-beda tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Namun, beberapa tanda umum yang sering muncul antara lain:

• Muncul benjolan lunak di perut atau selangkangan
• Benjolan makin terlihat saat berdiri atau batuk
• Rasa nyeri atau tidak nyaman, terutama saat mengangkat beban
• Perut terasa penuh atau kembung
• Sensasi terbakar atau berat di area sekitar benjolan
• Mual atau muntah (pada kasus yang lebih parah)

Kadang, hernia tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali dan hanya terlihat sebagai benjolan. Tapi ketika tonjolan makin besar atau terasa nyeri, itu pertanda kondisi sudah memburuk.

Penyebab Penyakit Hernia

Penyebab utama hernia adalah tekanan yang kuat di dalam perut atau kelemahan otot yang tidak mampu menahan organ dengan baik. Berikut beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit hernia:

• Mengangkat beban berat secara berulang
• Batuk kronis atau bersin terus-menerus
• Obesitas yang memberi tekanan berlebih pada perut
• Konstipasi kronis, terutama saat sering mengejan
• Kehamilan, karena tekanan pada dinding perut meningkat
• Riwayat operasi sebelumnya
• Faktor genetik atau bawaan sejak lahir

Perpaduan antara kelemahan otot dan tekanan berlebih itulah

Apakah Hernia Bisa Sembuh Tanpa Operasi?

Pada beberapa kasus, hernia kecil dan tidak menimbulkan gejala bisa cukup dipantau tanpa operasi. Dokter mungkin akan menyarankan penggunaan korset hernia atau perubahan gaya hidup untuk mengurangi tekanan di perut.

Namun, pada sebagian besar kasus, operasi tetap menjadi solusi utama untuk mengatasi penyakit hernia, terutama jika:
• Benjolan makin membesar
• Rasa nyeri bertambah parah
• Aktivitas sehari-hari terganggu
• Hernia sudah terjepit dan menyebabkan sumbatan usus

Ada dua jenis operasi yang umum dilakukan, yaitu operasi terbuka dan laparoskopi (operasi minimal invasif dengan sayatan kecil). Prosedur ini cukup aman dan memiliki tingkat pemulihan yang baik jika dilakukan dengan cepat.

Cara Mencegah Hernia

Meskipun tidak semua hernia bisa dicegah, terutama jika disebabkan oleh faktor genetik, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan risikonya:

• Hindari mengangkat beban berat secara berlebihan
• Gunakan teknik yang benar saat mengangkat barang
• Jaga berat badan tetap ideal
• Perbanyak konsumsi makanan berserat untuk mencegah sembelit
• Hentikan kebiasaan merokok agar tidak batuk kronis
• Rutin olahraga ringan untuk memperkuat otot perut
• Segera periksa jika merasa ada benjolan tidak biasa di perut atau selangkangan

Gaya hidup sehat bisa membantu memperkuat jaringan otot dan mengurangi tekanan yang berlebihan pada area perut, sehingga mencegah munculnya hernia.

Kesimpulan

Penyakit hernia sering kali dianggap ringan, padahal jika dibiarkan bisa menyebabkan komplikasi yang serius. Penyebab utamanya berasal dari tekanan berlebih di perut dan lemahnya otot penyangga organ dalam.

Gejalanya bisa ringan seperti benjolan tanpa nyeri, tapi juga bisa berkembang menjadi nyeri hebat dan sumbatan usus jika tidak ditangani.

Kalau kamu merasa ada tonjolan aneh atau nyeri yang muncul saat berdiri atau mengangkat beban, sebaiknya segera periksa ke dokter. Semakin cepat diketahui, semakin mudah pula penanganannya.

 

Leave a Comment