Tips Berbicara Menarik saat Presentasi Virtual

Saat pandemi banyak kegiatan dilakukan secara online atau virtual. Salah satu yang paling sering kita lihat adalah presentasi virtual. Medianya bisa melalui aplikasi webinar seperti zoom dan google.met. Bisa juga melalui kanal sosial media seperti YouTube, live Instagram dan facebook.

Beragam materi presentasi dibawakan dengan topik dan tujuan berbeda. Ada yang untuk pendidikan formal, motivasi, inspirasi dan edukasi penjualan. Namun apapun topik dan tujuan dari presentasi yang dibawakan tentu harus dapat menarik perhatian audiens.

Saya akan membahas cara membawakan presentasi virtual yang menarik dari sisi penonton atau audiens. Karena berdasarkan pengalaman saya, banyak pembicara ketika presentasi virtual  cara presentasinya tidak jauh beda dengan ketika presentasi offline. Padahal ruang gerak virtual tentu berbeda dengan ruang gerak ketika berada dalam satu ruang yang sama dengan audiens.

Akibat yang terjadi banyak audiens meninggalkan ruang virtual sebelum presentasi selesai. Hal ini terlihat dari notifikasi ketika peserta left maupun tidak adanya feedback ketika ada sesi tanya jawab. Jika terjadi situasi demikian, para pemateri presentasi harus meninjau kembali cara menyajikan presentasinya.

Membawakan materi presentasi, kaitannya erat dengan kemampuan berbicara. Presentasi diakatakan menarik karena cara berbicara dari presenternya enak untuk didengar. Dengan demikian pesan yang disampaikan pemateri dapat diterima audiens.

Presentasi virtual
Berbicara saat presentasi virtual

Bicara Menarik Saat Presentasi Virtual

Ada kata pembuka singkat
Penting untuk memperkenalkan diri pada awal presentasi. Pertama mengenalkan nama, profesi, tempat tinggal dan keahlian atau pengalaman yang dimiliki. Tidak perlu terlalu panjang deskripsinya supaya sisa waktu presentasi dapat maksimal.

Menjelaskan secara garis besar apa yang mau dibicarakan.
Selanjutnya deskripsikan garis besar materi yang ingin di presentasikan. Garis besar materi presentasi dapat berupa point-point penting yang akan diuraikan lebih lanjut.

Infografis dan Slide Presentasi

Buat ringkasan berupa inforgrafis
Presentasi adalah sarana untuk menyampaikan gagasan atau informasi secara terstruktur dan sistematis. Untuk itu buatlah materi presentasi semenarik mungkin. Jangan penuhi slide layar presentasi dengan rangkaian kalimat atau tulisan ala koran digital. Namun buatlah infografis menggunakan gambar, foto, animasi digital, video dan sebagainya.

Jika menggunakan slide tidak lebih dari 10 – 15 slide
Waktu presentasi umumnya singkat dan terbatas. Menurut penelitian fokus seseorang pada sesuatu yang sedang diperhatikan hanya berlangsung dalam 10 menit pertama. Setelahnya fokus dan pikiran orang biasanya akan teralihkan ke tempat atau topik lain.

Sering kita lihat orang presentasi namun audiens sibuk dengan kegiatannya. Ada yang main hp, mengobrol, membaca artikel dan kegiatan lainnya. Jika kita melihat audiens mulai beralih perhatiannya itu menandakan cara kita menyajikan presentasi sudah masuk pada tahap membosankan.

Ketika berbicara mengenai isi slide usahakan tidak membaca seperti mendongeng. Karena audiens pun dapat membaca slide tanpa harus dibacakan. Terpenting terangkan materi pada slide dengan suara yang jelas. Perhatikan penekanan suara jika ada materi yang penting. Selanjutnya kuasai isi dari materi sehingga ketika berbicara tidak banyak berhenti di tengah presentasi.

Perhatikan Intonasi Suara dan Audiens

Atur intonasi suara
Beberapa orang terbiasa berbicara dengan cepat. Namun pada saat presentasi terlebih secara virtual tidak semua audiens dapat menangkap dengan jelas suara dari pembicara. Seperti kita ketahui presentasi virtual menggunakan akses jaringan internet.

Sedangkan stabilitas jaringan internet terkadang mengalami kendala atau tidak stabil. Sehingga penting untuk mengatur intonasi bicara supaya tidak terlalu cepat. Selain itu intonasi suara terlalu perlahan dan datar atau terlalu cepat menyebabkan audiens bosan dan meninggalkan ruang presentasi.

Perhatikan audiens
Melakukan presentasi secara virtual berarti tidak ada tatap muka secara langsung. Beberapa alat presentasi menyediakan fasilitas “open camera.” Namun ini ternyata memakan banyak kuota jaringan internet bahkan beberapa dapat menurunkan kualitas gambar.

Akhirnya banyak audiens yang mematikan kamera dan yang terlihat pembawa materi sedang bicara seorang diri. Untuk mengatasi hal ini seorang pemateri dapat sesekali menyapa audiens, bertanya sesuatu hal atau meminta tanggapan terkait materi yang dibawakan.

Sesekali lontarkan guyonan atau cerita jenaka supaya audiens tidak jenuh. Cara berbicara yang diselingi guyonan diharapkan audiens betah untuk menyimak materi presentasi sampai selesai. Secara umum berbiacara saat presentasi virtual dibutuhkan jam terbang dan keahlian tersendiri. Ilmu berbicara sendiri ternyata bisa dipelajari. Seperti di ceritakan Blogger Surabaya dalam artikelnya yang berjudul Bicara itu Ada Seninya.

Demikian Tips Berbicara Menarik saat Presentasi Virtual dilihat dari sudut pandang audiens. Bagaimana dengan teman semua? Apakah ada pendapat lain? Boleh share ya di kolom komentar. Terima Kasih.

Salam

10 thoughts on “Tips Berbicara Menarik saat Presentasi Virtual”

  1. Melakukan presentasi memang harus menarik dalam membawakannya, apalagi sekarang ini yang semua serba virtual, alih2 malah ga didengerin. Untuk mengatasinya agar tidak jenuh, ada slide materi ya yang tidak dibagikan, sehingga fokus mengikuti presentasi itu.

    Reply
  2. Ya ampun aku jadi keingetan pernah ikutan webinar yang pematerinya itu terlalu bertele-tele jelasin pembukanya. Jadi ngga langsung ke intinya gitu. Bener dong kak, banyak yang left. Aku aja sampai ngerasa ngantuk banget nungguinnya. Giliran masuk materi, peserta yang tersisa udah kaya ngga tertarik gitu. Alhasil ngga ada yang nanya atau yang respon. Ternyata emang harus paham ya teknik presentasi virtual itu gimana baiknya

    Reply
  3. Bakalan susah ya presentasi atau webinar online karena tidak tatap muka langsung, pasalnya adalah apakah peserta menyimak atau tidak hiks… Aku masih belum pede deh. Mesti banyak belajar dan ini tips kece habis, makasih sista Bayu

    Reply
  4. Memang presentasi online banyak tantangannya ya kak.
    Secara kalo offline mereka bakal perhatian penuh, tapi kalo online bisa pada left ya kan.. hihi.
    Jadinya harus ada joke segar agar audience mau mendengar keseluruhan informasi dari kita selama presentasi.

    Reply
  5. Penting nih tipsnya dicatat dan diaplikasikan ketika berbicara saat presentasi secara virtual, supaya semua audiens berminat utk menyimak hingga presentasi selesai

    Reply
  6. Online atau offline kalo ngomong depan orang banyak tu pasti gugup kalo aku. Tapi selama menguasai materi, bisa berangsur hilang gugupnya. Tetap harus jaga intonasi pastinya ya. Apa lagi online, suara dan slide presentasi tuh daya tarik juga.

    Reply
  7. Aku mau bangetttt kalau ada pelatihan presentasi, terutama bagaimana mengatur intonasi suara. Bersyukurlah yang pernah atau masih jadi penyiar radio, karena intonasi itu bisa membuat suasana yang berbeda.

    Penyiar radio juga belajar time management, bagaimana bisa menempatkan pesan dan penggunaan bahasa yang efektif dan mudah dicerna dalam kurun waktu tertentu.

    Mesti latihan lebih dari 1000 jam kalau saya ini kayaknya

    Reply

Leave a Comment