Penggunaan AI atau Artificial Intelligence sudah merambah ke berbagai bidang. Bahkan sampai pada Presenter AI.
Perkembangan teknologi yang pesat tidak dapat dibendung lagi. Teknologi pada awalnya dibuat untuk mempermudah pekerjaan manusia Namun yang terjadi sekarang dikhawatirkan kecanggihan teknologi justru bisa menggantikan pekerjaan berbasis keahlian yang biasa dilakukan manusia.
Presenter AI
Pada hari Kamis, 3 Agustus 2023, bertempat di MNC Financial Center, Motion Tech, 5th Floor, Kebon Sirih Jakarta, diadakan diskusi dengan tema ” The Future of AI Journalism Talkshow”.
Pada kesempatan ini menghadirkan narasumber yaitu Angela Tanoesoedibjo – Wakil Menteri Kemenparekraf, Wishnutama – Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Tokoh Digital, Yudi Hamka – President Director of MNC Kapital Indonesia dan Prabu Revolusi – Managing Director iNews Media Group.
Artificial Intelligence (AI), adalah kecerdasan buatan yang menyerupai kecerdasan manusia. AI bekerja menggunakan asupan informasi yang disusun dalam tatanan bahasa.
Semakin banyak asupan informasi yang diberikan manusia kepada AI maka semakin cerdas AI untuk meramu ragam informasi dan mengeluarkan outputnya dengan tatanan bahasa humanis. Masalahnya kehadiran AI khususnya di dunia FTA bagaikan buah simalakama.
FTA adalah free to air berupa layanan televisi dan radio yang disiarkan dalam bentuk tidak terenkripsi. Sehingga siapa saja dapat menerima sepanjang mendapat jaringan sinyal dengan baik. Layanan ini berbentuk siaran berupa berita (news), entertain (hiburan) atau konten. Penerima siarannya tidak dikenakan biaya alias gratis.
Siaran berita sendiri dikerjakan oleh awak jurnalis dan akan dibawakan oleh presenter berita.

Ancaman atau Solusi?
Saat ini AI sudah mulai merambah pada pekerjaan presenter. Hal ini dibuktikan dengan terobosan program baru yang dilakukan iNews Media Group. Sebagai News TV, iNews melakukan terobosan dengan menghadirkan virtual Presenter AI sebagai pembaca berita.
Keberadaan Presenter AI di kalangan jurnalis dirasakan sebagai “ancaman” karena bisa menggantikan presenter sesungguhnya. Banyak kalangan presenter terutama dari jurnalis yang merasa jika lapangan pekerjaannya akan diambil alih oleh Presenter AI.
Namun disisi lain kehadiran Presenter AI menjadi solusi jitu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas berita. Penggunaan Presenter AI juga bisa untuk menggantikan sumber daya pekerja presenter berita pada saat hari libur atau hari raya besar. Sehingga pekerja presenter berita tidak harus hadir secara on site di studio.
Untuk asupan berita yang diberikan pada Presenter AI tetap diproduksi dan diperoleh dari dapur jurnalis yang dikerjakan secara manual oleh sumber daya manusia didalamnya. Demikian dikatakan Yudi Hamka selaku President Director of MNC Kapital Indonesia.
Serba Serbi Presenter AI
Penggunaan Presenter AI jangka panjangnya mempunyai tujuan untuk merespon kebutuhan masyarakat yang sangat cepat, demikian dikemukakan Prabu Revolusi selaku Managing Director iNews Media Group.
Seperti umumnya produk teknologi maka kecanggihannya bergantung pada manusia sebagai pencipta dari produk teknologi itu sendiri. Validitas dari sebuah berita harus melalui kurasi yang ketat dari manusia sesungguhnya.
Sama seperti bagaimana mencegah kebocoran data pribadi yang marak beredar kemudian dimanfaatkan oleh orang tak bertanggungjawab menggunakan teknologi AI. Maka secanggih apapun teknologi, kendali sesungguhnya tetap ada ditangan manusia, begitu seperti dikemukakan Wishnutama selaku Komisaris Utama Telkomsel.
Pada intinya Presenter AI tetap sebuah “alat teknologi” dengan kemampuan yang canggih untuk mempermudah pekerjaan manusia. Sebagai alat teknologi tentu saja masih terdapat kekurangan diantaranya terlihat kaku atau tidak ada “soul” ketika membacakan berita, begitu seperti dikemukakan Angela Tanoesoedibjo selaku Wamen Kemenparekraf.
Penutup
Kita sebagai manusia tidak bisa menghindari dan menolak teknologi. Sebagai manusia pencipta teknologi maka menjadi tugas manusia lah untuk bisa mengendalikan teknologi.
Gunakan teknologi untuk mempermudah pekerjaan manusia namun tetap ada batasan dan kendali tanpa harus antipati terhadap keberadaan teknologi itu sendiri. Selamat datang Presenter AI.

Seorang blogger yang senang bercerita melalui tulisan mengenai kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan lifestyle khususnya tips, keuangan, kecantikan, review produk dan teknologi